Selasa, 06 Desember 2016

kanker darah dan tapak dara sebagai obat

Kanker Darah (Leukimia)



Penyakit kanker darah atau dikenal juga dengan penyakit leukimia merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian, sehingga penderita penyakit kanker darah leukimia perlu segera diobati agar bisa di tolong. Penderita penyakit kanker darah dapat membunuh penderitanya dalam hitungan minggu dan bahkan dalam hitungan hari, ini dikenal dengan penyakit leukimia akut

Kanker darah atau leukimia merupakan salah satu jenis penyakit kanker, yang disebabkan oleh meningkatnya jumlah sel darah putih dalam darah ataupun pada sumsum tulang. Dalam perkembangan waktu sel darah yang tadinya normal akan digantikan dengan sel darah putih, sehingga fungsi sel menjadi terganggu dan membahayakan tubuh

Ciri dari Penyakit Kanker Darah Leukimia

    Adanya keluhan demam pada malam hari, yang dicirikan dengan keringat yang banyak
    Munculnya keluhan sering infeksi karena hal-hal kecil
    Mengalami keluhan lelah dan lemah tanpa sebab yang jelas
    Sering mengalami keluhan pendarahan dan memar, seperti gusi berdarah, bercak ungu di kulit atau bintik merah di bawah kulit
    Mengalami keluhan pembengkakan dan muncul keluhan rasa tidak nyaman di bagian perut yang disebabkan oleh hati atau pankreas yang bengkak
    Berat badan turun drastis tanpa sebab yang jelas
    Adanya keluhan tulang dan persendian menjadi sering sakit dan ngilu
    Keluhan demam pada malam hari, yang disertai dengan keringat yang banyak

Terjadinya penyakit kanker darah leukimia dapat disebabkan oleh adanya faktor keturunan, sehingga orang tua yang mengalami penyakit kanker darah dapat pula diturunkan pada anaknya. Selain itu juga hasil penelitian para ahli yang menyatakan bahwa faktor radiasi menjadi salah satu penyebab terjadinya penyakit kanker darah leukimia, ini dibuktikan dengan seseorang dalam mengobati penyakit kanker dengan kemoterapi atau radiasi bisa terkena penyakit lanjutan yaitu penyakit kanker darah leukimia



    Menurut Wikipedia Indonesia:  “ Leukemia atau kanker darah adalah sekelompok penyakit neoplastik yang beragam, ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid. Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel Leukemia mempengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.”

Biasanya penderita Leukemia selalu divonis tidak bisa disembuhkan bahkan pada beberapa kasus penderita penyakit ini dapat divonis meninggal dunia. Sungguh kejam!

Tapi harus bagaimana lagi?, secara kedokteran penyakit ini memang sangat sulit disembuhkan dengan obat-obatan masa kini, namun jangan khawatir ; kita harus ingat hadits Rosullullah yang berbunya “segala penyakit Allah sudah siapkan obatnya” kurang lebih seperti itu.

Dan benar saja setelah beberapa penelitian dilakukan ternyata obat untuk Leukemia ini berasal dari tumbuhan pekarangan rumah kita yang kita kenal dengan nama tumbuhan “Tapak Dara”.

Sadarkah Anda obat mujarab ini sering Anda buat sebagai hiasan rumah, tentu saja tidak akan ada yang menyangka setelah melalui beberapa penelitian ahli obat tradisional.

Walaupun tidak secara pasti tumbuhan ini dapat mengobati Leukemia, namun untuk tingkat yang belum akut Tapak Dara dapat menormalkan kembali sistem pertahanan tubuh dan sistem peredaran darah. Untuk yang sudah akut, tidak ada salahnya dicoba karena obat herbal tidak memiliki efek samping selama penggunaannya sesuai anjuran.

Anda tahu kan Tapak Dara? Tapak Dara (Catharanthus Roseus) sering kita jadikan sebagai tanaman hias, Tapak Dara yang kita kenal memiliki dua jenis yaitu Tapak Dara berwarna putih dan yang berwarna merah, sebenarnya tumbuhan ini termasuk kedalam tanaman liar yang tumbuh di padang atau di pedesaan yang memiliki iklim tropis.

Ciri-ciri Tapak Dara: batangnya berbentuk bulat dan berdiameter kecil, berkayu, memiliki ruas dan cabang serta berambut. Daunnya berbentuk bulat lonjong seperti telur, berwarna hijau dan termasuk kedalam klasifikasi berdaun tunggal. Bunganya sangat indah karena berbentuk seperti terompet dan permukaanya berbulu halus. Tapak Dara juga memiliki rumah biji berbentuk silindris yang menggantung pada batang. Itu karena tumbuhan ini menyebarkan benihnya melalui biji ini.

Nama lain dari Tapak Dara menurut daerah lokal : Kembang Tambaga Beureum/Bodas (Sunda), Kembang Sari Cina (Jawa), Sindapor (Sulawesi).

Nama lain Tapak Dara menurut negara : Kemunting Cina, Pokok Rumput Jalang, Pokok Kembang Sari Cina (Malaysia), Tsitsirika (Filipina), Hoa Hai Dang (Vietnam), Chang Chun Hua (Cina), Rose Periwinkle (Inggris), Soldaten Bloem (Belanda).



Caranya sangat mudah : Siapkan 20-25 gram daun Tapak Dara kering dan adas pulawaras. Cara membuatnya direbus dengan 1 liter air lalu disaring. Cara menggunakannya: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar